foto Kepala Adat Desa Agung Baru bapak Ajang Njuk dan ibu Lipi Njeu
Kecamatan Sungai Boh, Kab Malinau, Provinsi Kaltara
Kecamatan Sungai Boh, Kab Malinau, Provinsi Kaltara
desa agung baru yang bersuku Dayak Lepoq Tukung. Suku lepoq tukung ada banyak terpecah di daerah kalimantan utara dan kalimantan timur. yang dikalimantan utara berada ditempat atau desa Agung Baru, Desa Sungai Barang, dan yang berada dikalimantan timur berada di desa Ritan baru, Pedoon, batu majang, samarinda, dan banyak lagi didaerah yang belum terdeteksi untuk saat ini. dari suku dayak kenyah lepoq tukung mempunyai pakaian adat untuk perempuan seperti berikut.
Ini adalah salah satu pakaian adat dayak kenya Lepoq Tukung yang berada di Desa Agung Baru, pakaian ini biasa digunakan saat acara adat, atau juga bisa digunakan saat ada acara tari-tarian, seperti datun julut, ngendeu, dan khususnya untuk perempuan saat acara pernikahan, perempuan biasanya pakai pakaian ini saat mengambil memperlai perempuan.
Nama yang ada dikepala untuk perempuan adalah Sa'ung, nama bajunya adalah Sapey, dan nama rok yang dipakai adalah Ta'A. dan khusus untuk laki-laki topi yang dipakai dalam bahasa daerah Lepoq Tukung adalah Tapung Pe'q dan kalung yan dipakai oleh bapak Ajang Njuk ini adalah Uleng.
dan bulu yang ada pada Sa'ung dan Tapung Pe'q adalah bulu ekor burung Enggang (bahasa daerah lawe suwi temengang) daerah desa Agung Baru juga untuk sekarang masih sangat alami baik hutannya, dan sungai-sungainya. dan keadaan hutan yang ada didaerah Desa Agung Baru ini adalah hutan tropis dimana didaerah sekitar selalu hujan dan keadaan alam sekitar sangat dingin.
dalam pengelolaan hutan yang ada telah dibuat peraturan baik dengan pemerintah juga ada peraturan dari pemangku adat setempat.
Agung Baru adalah desa yang berdiri dari tahun 2002. Desa Agung Baru terletak di Kecamatan Sungai Boh, Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara, dulu Desa Agung Baru termasuk Provinsi Kalimatan Timur (Samarinda) namun terpisah dari Provinsi Kalimantan Timur dari tahun 2015, dan sekarang Desa Agung Baru sekarang ini masuk di Provinsi Kalimantan Utara.
Desa Agung Baru berada dekat perbatasan dengan Negara Malaysia Serawak.
Suku asli Desa Agung Baru adalah Suku Dayak Lepoq Tukung, Agama yang ada di Desa Agung Baru yang saat ini hanya Agama Katolik dan Agama Kristen (GKII).
Jumlah masyarakat atau penduduk Desa Agung Baru pada tahun 2016/2017 mungkin sekitar hampir @200 jiwa, (perkiraan).
mata pencarian masyarakat Desa Agung Baru adalah berladang, dan berusaha didalam hutan seperti, mencari kayu gaharu, emas, dan sebagainya. di Desa Agung Baru untuk saat ini sudah dua kali terjadi pergantian kepala desa, dimana yang menjabat menjadi Kepala Desa yang pertama adalah Amei Pagang Ngeu, dan Kepala Adat desa Agung baru Amei Pajang Njuk. dalam kepemimpinan atau dalam masa jabatan kepemimpinan kedua tokoh ini sangat membawa masyarakat untuk saling membantu dan bergotong royong dalam melakukan pekerjaan, seperti dalam pembangunan rumah bagi masyarakat di Desa Agung Baru. dalam tahun ini mulai dari tahun 2016 terjadi pemilihan kepada Desa dan Kepala Adat lagi dan yang terpilih adalah: yang menjadi Kepala Desa Amei Kilarius Ujuk dan yang terpilih menjadi Kepala Adat Suku Lepoq Tukung Desa Agung Baru adalah Amei Pajang Njuk dengan masa kepemimpinan ini dimana kedua tokoh ini dengan semangat dan penuh pengharapan ingin mewujudkan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan saling bekerjasama dalam konteks apapun.
Dalam kepemimpinan di Desa Agung Baru yang dipilih adalah Putra Dayak Kenya Lepoq Tukung sendiri atau Putra asli yang bersuku Dayak Kenya Lepoq Tukung. Desa Agung Baru masih sangat kental dengan Budaya atau Tradisinya baik dalam acara pernikahan, uman jeney, mecaq undat,uman ubek, dan lain-lain. masih banyak budaya dari Desa Agung Baru yang masih banyak dipakai saat ini.
ini adalah Balai Adat desa agung baru atau rumah lamin yang dimana setiap acara adat atau acara yang meriah diadakan didalam Balai Adat ini, Balai ini atau rumah lamin ini biasanya ada disetiap desa-desa yang bersuku dayak, baik dayak kenya dan dayak lainnya.#





